Ketua PA Rangkasbitung

Arabic Dutch English French German Italian Portuguese Russian Spanish












Advertisement

Featured Links:
House of Raka
House of Raka Blog nya admin, download & Info
Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
Buku I Kompilasi Hukum Ekonomi Syari'ah
Prilaku Hakim
Pedoman Prilaku Hakim
Joomla! Shop
For all your Joomla! merchandise.

Cerai Talak

  • PDF

PROSEDUR CERAI TALAK

Perkara cerai talak adalah perkara perceraian dimana pihak yang mengajukan atau pihak yang mengajukan atau pihak yang menghendaki perceraian adalah pihak suami.

Persyaratan :

  1. Membayar panjar biaya perkara yang telah ditetapkan (sesuai dengan radius) yang dibayarkan oleh pihak yang berperkara kepada BRI Cabang Rangkasbitung dengan membawa SKUM yang dikeluarkan oleh petugas Meja I.
  2. Surat permohonan cerai dibuat 6 rangkap.
  3. Foto copy Akta Nikah atau Duplikat Akta Nikah yang dimateraikan Rp. 6000,- di kantor pos
  4. Foto copy KTP 1 lembar folio 1 muka (tidak dipotong) di beri materai Rp.6000,-
  5. Surat Keterangan Lurah/Desa
  6. Surat Ijin Atasan bagi PNS/TNI/POLRI.

Langkah yang harus dilakukan :

1.  Mengajukan permohonan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan, Permohonan tersebut diajukan kepada pengadilan agama:

  • Yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman Termohon.
  • Bila Termohon meninggalkan tempat kediaman bersama tanpa ijin Pemohon, maka permohonan harus diajukan kepada pengadilan agama yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman pemohon.
  • Bila Termohon berkediaman diluar negeri, maka permohonan diajukan kepada pengadilan agama yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman pemohon.
  • Bila pemohon dan termohon berkediaman diluar negeri, maka permohonan diajukan kepada pengadilan agama yang daerah hukumnya meliputi tempat dilangsungkannya perkawinan.

Proses Penyelesaian Perkara :

1.  Pemohon mendaftarkan permohonan cerai talak ke pengadilan.

2.  Pemohon dan Termohon dipanggil oleh pengadilan agama untuk menghadiri persidangan.

3.  Tahapan persidangan :

  • Pada pemeriksaan sidang pertama hakim berusaha mendamaikan kedua belah pihak, dan suami isteri harus datang secara pribadi.
  • Apabila tidak berhasil, maka hakim mewajibkan kepada kedua belah pihak agar lebih dahulu menempuh mediasi.
  • Apabila mediasi tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan membacakan surat permohonan, jawaban, jawab menjawab, pembuktian dan kesimpulan. Dalam tahap jawab menjawab (sebelum pembuktian) Termohon dapat mengajukan gugatan rekonvensi (gugat balik).

Putusan Pengadilan agama atas permohonan cerai talak sebagai berikut :

  1. Permohonan dikabulkan. Apabila Termohon tidak puas dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama tersebut.
  2. Permohonan ditolak. Pemohon dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama tersebut.
  3. Permohonan tidak diterima. Pemohon dapat mengajukan permohonan baru.

Apabila permohonan dikabulkan dan putusan telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka :

  1. Pengadilan agama menentukan hari sidang penyaksian ikrar talak.
  2. Pengadilan agama memanggil Pemohon dan Termohon untuk melaksanakan ikrar talak.
  3. Jika dalam tenggang waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkan sidang penyaksian ikrar talak, suami atau kuasanya tidak melaksanakan ikrar talak di depan sidang maka gugurlah kekuatan hukum penetapan tersebut dan perceraian tidak dapat diajukan lagi berdasarkan alasan hukum yang sama (Pasal 70 ayat (6) UU No. 7 Tahun 1989).

Setelah ikrar talak diucapkan, panitera berkewajiban memberikan Akta cerai sebagai surat bukti kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah penetapan ikrar talak (Pasal 84 ayat (4) UU No. 7 Tahun 1989).